Car Seat Model Baru??!!
Peristiwa ini terjadi hari sabtu yang lalu. Saat seorang kerabat mengabarkan kalau om saya (adik mamah) kecelakaan motor dan saat itu berada di RS. Islam Cempaka Putih. Karena suami baru tidur pagi setelah lembur sepanjang malam, papah sedang pergi, dan si adik saya sedang diare, akhirnya sayalah yang mau nggak mau mengantar mamah ke rumah sakit untuk menjenguk, bersama Ayyash tentunya. Saya yang menyetir, Ayyash dipangku oleh neneknya.
Badan Ayyash yang sudah lumayan berat membuat saya agak kewalahan juga, sebab saya nggak bisa masuk ke kamar pasien. Usia Ayyash yang masih terlalu kecil membuat saya agak khawatir kalau ke rumah sakit selain imunisasi, sebab anak kecil kan rentan terpapar penyakit. Lagipula peraturan rumah sakit tertera anak-anak dibawah 13 tahun tidak boleh masuk ke kamar pasien, yaaa… walaupun saya lihat banyak yang melanggar juga, tapi saya lebih memilih untuk duduk di ruang tunggu selama mamah menjenguk.
Setelah menunggu lumayan lama di ruang tunggu *3 jam booo…* akhirnya saya tau bahwa kecelakaan motor itu ternyata mengakibatkan bagian bahu om saya patah, dan harus segera dioperasi malam itu juga. Karena keluarga om saya ada di luar kota, jadi mamah berinisiatif untuk menunggu di rumah sakit sampai operasi selesai. Operasi baru akan dilaksanakan sekitar jam 10 malam, sedangkan saat itu baru jam 4 sore.
Waduh, masih lama juga ya pikir saya… Apalagi saya bawa Ayyash, rasanya nggak mungkin buat menunggu sampai operasi selesai. Akhirnya saya memutuskan lebih baik pulang saja dan mamah yang menunggu om. Lalu… kalau saya nyetir, Ayyash mau ditaroh dimana?? Car seat nggak ada… Neneknya alias mamah saya yang tadi mangku saat berangkat, harus tinggal di rumah sakit. Duduk belom bisa. Kalau ditaro diatas jok, takut tiba-tiba gelinding karena Ayyash lagi hobi-hobinya tengkurep. Mikir mikir, tega nggak tega.. akhirnya ruang di bawah dashboard mobil saya rubah jadi tempat bobonya Ayyash yang nyaman. Bantal besar yang selalu ada di mobil dijadikan alas, kain-kain popok, bantal-bantal kecil ditata sedemikian rupa biar Ayyash nggak kepentok seandainya lewat jalanan jelek atau ngerem mendadak. 
Huhuhu… maafkan bunda yah karena belom beliin kamu car seat…
jadinya begini deh style-nya kalau saya pergi berdua dengan Ayyash naik mobil. Alhamdulillah, Ayyash nggak rewel sepanjang jalan, alias bobo dengan nyenyaknya, walaupun saat pertama kali ditaro dibawah dashboard Ayyash sempet pasang muka cengo dan bingung dengan posisinya. Hihihihi… mungkin dipikirnya, car seat model baru nih..




